SHERLOCK HOLMES
        
          Holmes adalah detektif fiktif berkebangsaan Inggris ciptaan Sir Arthur Conan Doyle. Ia biasanya ditemani rekannya Dr. Watson dalam petualangannya. Ia terkenal akan kemampuan deduksinya dan kepandaiannya dalam memecahkan kasus.
         
 Sherlock Holmes digambarkan sebagai seorang pria jenius yang eksentris, tidak rapi, senang merokok dengan menggunakan pipa, arogan saat mengungkapkan deduksinya dihadapan para polisi Scotland Yard, namun rendah hati dan tidak suka publikasi, meskipun dia dektektif terkenal.
Sherlock lahir pada 6 Januari 1854. Diceritakann bahwa ia pandai bela diri, pandai menyamar, dan mampu menggunakan ilmu forensik untuk menyelesaikan kasus-kasus yang rumit dan sulit.
 Kemampuannya mendeduksi tak dapat ditangani oleh sipapun, ia bahkan sering kali mencemooh kepolisian Scotland Yard dengan kemampuan dan kecerdasan yang luar biasa. 

         Sosok Sherlock Holmes lebih tertarik pada aktivitas-aktifitas yang berkaitan dengan otak daripada hal-hal yang berhubungan dengan emosi manusia. 
Sebagai seorang dektektif, Sherlock Holmes memiliki pemikiran yang tajam dan gaya nalar yang luar biasa; ia sanggup memperhatikan hal-hal yang tidak terlihat oleh orang lain, dan itu semua sangat tak terduga serta mendatangkan keheranan bagi orang lain.


Fakta-fakta Sherlock Holmes:

 1. Pengguna Narkotika
          Ketika tidak mendapatkan kasus ataupun kasus yang menarik yang terjadidi masyarakat, Holmes merasa bosan dan stres, sehingga untu kpelariannya, Holmes biasa menggunakan narkoba. narkoba yang paling sering digunakan adalah kokain atau morfin.
            
2. Hanya Ada Satu Wanita Dihati Sherlock
         Tidak ada satu hal pun dalam diri setiap wanita yang dapat mebuat Holmes tertarik. Hanya Irene Adler lah yang dapat membuat Holmes jatuh hati.Itu pun karena kelihaiannya yang membuat Holmes terjebak sewaktu menangani kasus skandal bohemian.

3. Lupa Makan Selama Mengerjakan Kasus
      Sewaktu mengerjakan kasus, Sherlock Holmes tidak sarapan dan baru makan ketika waktu malam harinya ketika sampai ke rumahnya di Baker street.Dia selalu terlalu semangat sampai lupa mengisi perutnya terutama ketika menangani kasus yang sulit.

4. Mempunyai Kakak Laki-Laki
       Kakak sherlock Holmes adalah Mycroft Holmes. Ciri fisiknya adalah sangat gendut dan susah bergerak. Ada hal yang menarik dari diri Mycroft,Mycroft digambarkan memiliki kemampuan yang jauh di atas Sherlock.Tetapi karena gendut, maka dia susah bergerak dan hanya berkerja dibelakang layar. Mycroft berkerja untuk dinas inteligen Inggris.

5. Jago Menyamar
        Holmes dalam beberapa aksi di novelnya jago menyamar, seperti menjadi joki kuda, pengemis maupun dapat menjadi pria tua yang bungkuk.Penyamaran Holmes sangat hebat sampai Watson pun tidak dapat mengenalinya.

6. Low Profile
     Holmes ketika menyelesaikan kasus, dia tidak ingin namanya diangkat kepermukaan, Sherlock sangat membenci publisitas, sehingga Inspektur yang menangani berkas kasus tersebutlah yang selalu dianggap pahlawan.Inspektur yang paling sering diangkat dalam kasus sherlock Holmes adalah Inspektur Lestrade.

7. Ahli Dalam Pertarungan Jarak Dekat
        Sherlock semestinya sudah menjadi petinju profesional yang sangat handal, tetapi akhirnya dia meninggalkan tinju dan berkecimpung di duniadetektif. Diceritakan di dalam novel oleh bodyguard musuhnya yangmerupakan petinju profesional nomor satu di London yang dihajar babakbelur oleh Sherlock.

 8. Mempunyai bawahan detektif cilik
       Mereka bukan agen–agen detektif yang pintar dalam deduksi ataupun menyamar. Agen–agennya adalah sekumpulan anak–anak jalanan di Bakerstreet. Sherlock sangat menyukai anak–anak jalanan ini sebagai informannya karena pergerakan anak–anak ini tidak dcurigai oleh lawan–lawan Holmes. Biasanya setelah mendapat informasi, Holmes akan memberikan anak-anak tersebut uang sebagai imbalan

 9. Mempunyai partner sejati, yaitu Dokter Watson
         Watson adalah pensiunan dokter di Afganistan, dia bertemu Sherlockketika ingin mencari teman berbagi kamar kos. Sewaktu habis menyelesaikan kasus The Sign of Four, Sherlock sangat sedih karenaWatson memutuskan untuk pindah dari apartmentnya karena ingin menikahi kliennya waktu itu, yaitu Mary Morstan.

10. Gaya menulis watson yang selalu dikritiknya
       Dalam novel Sherlock Holmes, semua bukunya menceritakan tentang kasus–kasus yang sudah boleh dipublikasikan ke masyarakat dan ditulisoleh Watson. Watson selalu mencatat kasus-kasus Sherlock Holmes ke dalamfile kasusnya. Karena ingin menarik minat masyarakat, maka Watson menulisnya seperti cerita biasa yang bukan menonjolkan hal–halilmiahnya, dan karena faktor inilah Sherlock selalu mengkritik gayapenulisan Watson.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MADING

MYBEST

AEROMODELLING