Sejarah


 Setelah sekian lama tidak menulis blog, kini saya hadir kembali untuk mengisi blog. Saya berharap keepannya akan bisa menulis setiap harinya tentang keseharian saya yang tidak begitu istimewa. Tidak pernah terlintas difikiran saya untuk menjadi seorang penulis, saya mulai berfikiran menulis blog sejak saya kelas 1 SMA, karena saya ingat bahwa saya mempunyai akun blog semasa SMP sewaktu tugas praktek membuat blog yang disertai artikel. Jadi, mohon memaklumi artikel pada blog saya ini.

Awalnya saya hanya ingin menjadikan blog sebagai diari, karena menurut saya blog adalah wadah praktis yang hemat dan bisa di akses kapan saja melalui ponsel maupun pc. Dikatakan blog untuk diari sebenarnya tidaklah tepat untuk saya, karena saya membagikan link blog saya terhadap public, tidak sepatutnya diari diketahui oleh orang banyak. Bahkan saya menuliskan link blog saya di bio Instagram pribadi saya.

Saya menulis blog hanya untuk mengisi kekosongan waktu saja, dan mungkin menulis blog bisa menjadi salah satu hobi saya. Saya menulis blog juga karena terinspirasi dari Raditya Dika yang sukses karena kisah kesehariannya di blog yang dibukukan, bahkan buku tersebut juga di filmkan. Awalnya saya berfikir bisa seperti beliau, sukses dari tulisannya di blog. Dan sejak saat itulah saya mulai menulis kisah saya di blog dan berharap suatu saat saya akan sukses seperti Raditya.

Saya tidak pandai menulis cerita, tetapi saya sangat suka bercerita dan membuat cerita yang di sampaikan melalui lisan. Ketika saya menuliskan kisah saya pada suatu media, saya terkadang menuliskan bagian tidak penting yang di luar dari topik yang dibahas, bisa dikatakan saya sedikit meleset. Mungkin karena saya masih pemula dalam menulis.

Jika diperhatikan, artikel saya sebelumnya ada banyak bagian yang bercerita diluar topik, yang terkadang memang tidak sinkron dengan kalimat utamanya. Saya tanpa sadar menulis apa saja yang terlintas di fikiran saya. Artikel kali ini memang berbeda dengan artikel sebelumnya karena disini saya menggunakan bahasa yang formal, sedangkan di artikel sebelumnya saya bercerita dengan bahasa non-formal.

Saya orang yang suka bercerita, tapi hobi saya ini tidak diwadahi ti tempat yang benar. Misalnya saya suka bercerita kepada teman pada saat jam belajar di mulai dan saya suka bercerita pada saat latihan aeromodelling. Setelah saya fikirkan, mungkin sekarang saya telah menemukan wadah yang pas, yaitu saya bisa bercerita kepada pembaca melalui tulisan saya di blog, semoga kedepannya saya tidak bercerita saat belajar maupun latihan aeromodelling. Dan kedepannya saya akan rajin bercerita di blog saya ini.

Banyak yang saya ingin ceritakan di blog ini tapi mungkin belum terfikirkan oleh saya untuk bercerita apa. Mungkin dilain waktu saya akan menulis cerita lain. Semoga para pembaca bisa terhibur bahkan terinspirasi oleh tulisan saya.
Mungkin hanya ini yang bisa saya ceritakan pada hari ini dan jangan pernah bosan untuk membaca dan mengunjungi blog saya. Terimakasih untuk support dari orang tua dan teman terdekat saya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

“Viewers yang banyak adalah impian setiap blogger” –Risna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MADING

MYBEST

AEROMODELLING